Lelaki Pemilik Surga #Part1

"Brak" kulempar satu buah tas besar ke wajah istriku
"Pulanglah ke orang tuamu, aku sudah tak bisa memahamimu, kamu istri pembangkang, bagiku istri adalah orang lain, sedang ibu dan adikku mereka adalah darah dagingku, tak ada bekas ibu dan bekas adik" Aku mengumpatnya

Kulihat istriku menangis, bergegas mengambil tas besar tersebut dan memasukkan beberapa gamis kumalnya kedalam tas. Istriku, sudah tak pandai merawat diri, tak cakap menjalankan perintah Ibu dan adikku, tak ada guna di pertahankan. Dasar istri tak berguna, rutukku dalam hati. 


Aku berhasil mengusir istriku. Setelah 6 tahun pernikahan, kulihat dia semakin lama sudah tak patuh padaku. Bagiku, kewajiban dan tugas seorang istri untuk menyelesaikan pekerjaan rumah, memasak, mencuci pakaian seluruh anggota keluarga di rumah ini, menyetrika, membersihkan kebun bahkan bila senggang seharusnya dia pun harus membantuku mencuci motor kesayanganku dan memberi makan burung peliharaanku. Itulah tugas seorang istri, harus patuh terhadap suami dan keluarga suami. Itu harus dilakukan oleh istriku untuk mendapatkan ridho dari aku, karena akulah pemilik surga baginya. 



Tak kuhiraukan mata merah istriku, kuabaikan tangis kedua balita ku, biarlah dua bocah itu mengikuti ibunya karena mereka memang masih menjadi kewajiban istriku untuk merawatnya. 

Di rumah ini aku masih mempunyai tiga keponakan yang sudah kuanggap sebagai anakku. Karena mereka adalah anak adikku, jadi mereka adalah darahku juga. 

Dengan membawa Alif dan menggendong Intan, istriku pergi, kulihat dia berpamitan pada ibuku tapi ibuku menepisnya dan kulihat juga adikku hanya melirik tak bergeming. 

Sudahlah, sudah pergilah sejauh mungkin bila itu kehandakmu. Segera akan ku urus surat perceraian dan segera kupinang Arumi bila perceraian ini telah selesau. Arumi, perempuan jelita berambut panjang itu, aku yakin bisa menggantikan posisi istriku.

 Untuk patuh kepadaku dan menyayangi seluruh keluargaku. Aku yakin dia bisa menjadi istri solehah dan mau melakukan seluruh tugas di rumah ini seperti yang ibu dan adikku harapkan.

Karena aku,
Karena aku adalah lelaki pemilik surga
Lelaki pemilik surga untuk istri yang patuh kepadaku dan keluargaku. 


di copy dari link Grup Facebook
Komunitas Bisa Menulis 
(https://www.facebook.com/groups/KomunitasBisaMenulis/?ref=nf_target&fref=nf)
di Tulis Oleh Yusuf 
https://www.facebook.com/adiwangsa.aslijan?__tn__=%2CdC-R-R&eid=ARBEFN1pFNirkCt-z7919ESFwJwGb531vPS4XdWijoDVoeSHsn1N_1vekYknOCZ0UIjE_KBF-4nT6uEc&hc_ref=ARTePA4spU4fjZnlFrZVfpejAFsvdmyfwjultkROvq5a02SjTc0IcOmtJFBfzXv48x4&fref=nf
Previous Post Next Post