Wisata Tabijo

Crekkk H410w 4p4 K4b4R.!!! (Hueekkk Bawannya langsung pengen langsung clos aja)

Sudahlah, sebelumnya gue udah nulis tentang wisata air terjun batu dinding, air terjun koboko, air terjun pelangi putih, bendungan sungai paku, dan bumi perkemahan di desa gema subayang. Kali ini gue pengen nulis tentang objek wisata Tabijo di kampar kiri agak kekiri lagi, sedikit kekiri lagi dan kekiri lagi hingga kita sampai di kab. singingi tempatnya si Cittra Annalisa meyambung hidup dengan menjadi seorang guru. Cittra dengan dauble T ini teman gue dulu waktu di fakultas pendidikan biologi beliau orangnya pendek-pendek putih gitu, (Looo looo looohh kok bahas si Cittra Zha?? Objek wisatanya mana??, Gak jelas Banget dehh). Ohhh iya maaf-maaf, gue soalnya mood buat nulis lagi baik jadi bawaannya pengen bahas semuanya. :D :D :D. Oke kembeli lagi ke Objek wisata Tabijo.

Gue berangkat ke Tabijo bareng Clan The Wait adalah nama dari sekelompok remaja kebun durian yang sederhana.
Clan The Wait (personilnya kurang)
Berangkat ke pusat wisata Tabijo memakan waktu kurang lebih sekitar 1jam 15menit kalau dari kampung gue kebun durian, tapi jika kalian berangkatnya dari pekan baru mungkin akan memakan waktu sampai 2jam 30menit. gak usah kawatir kalau kalian bosan saat diperjalanan berangkat ke Tabijo karena pemandangan di alam sekitar kampar kiri akan memanjakan mata yang suda mulai terkantuk-kantuk di atas motor atau mobil.

Kampar Kiri
Ohh iya pastiin juga kalau kondisi motor atau mobil kalain dalam keadaan baik, karena selama di perjalanan kita tidak tau apa yang akan terjadi, pastikan ram motor/mobil dalam keadaan berfungsi dengan baik, lampu menyala, bensin penuh, keadaan ban motor bagus (tidak botak) dan satu lagi yang penting pastikan ban motor kalain bulat tidak persegi panjang apalagi segi tiga, karena jikalau ban motor kalian segitiga gue pastiin lo gak bakalan sanpai ke wisata tabijo :D :D :D

Selama dalam perjalanan kami, ada yang tidak diduga yaitu sewaktu sampai di desa entah berantah ban motor gue mendadak bocor, mungkin karena yang bawa motor sengajain menabrak paku dijalan, dan akhirnya kami berhenti sebentar untuk mengganti ban dalam motor gue :( :( :(

yang baju biru abang bengkel lagi ganti ban dalam
Abang benkelnya cepat banget buat ganti ban dalam motor gue, disitu gue kadang ngeliatin abang benkelnya gue curiga mungkin ini abang bengkelnya mantan mekanik motornya Valentono Rossi kali ya :D :),

Selesai ganti ban motor gue, kami lanjutin lagi jalannya meyusuri jalan lintas taluk kuantan-pekan baru, belok kiri belok kanan, belok kiri lagi, dan belok kanan naik bukit turun bukit dan akhirnya gue dan clan The Wait sampai di persimpangan objek wisata Tabijo. Yeeeee yyeeee yeeeeeee..


Tidak tunggu lama kami langsung masuk ke jalan yang mulai extrim, di mana jalannya belum di aspal. Jalan berbatu dan berdebu membuat sedikit kesulitan pengemudi, gue saran nin buat kalian yang kalau melewati jalan ini memakai masker atau sejenisnya, karena banyak sekali debu berterbangan di sepanjang jalan ini..


Hampir sekitar 15menit melewati jalan berbatu kita juga akan melewati sungai, jalan disekitaran wisata ini belum cukup mendapat perhatian dari pemerintah setempat seingga tidak ada jembatan untuk melewati sungai ini, jadi terpaksa motor/mobil yang ingin menuju ke tabijo harus masuk ke dalam sungai dan melewatinya.


Tidak jauh dari sungai kecil ini kita sudah dapat melihat Pos tempat pembayaran karcis untuk masuk ke objek wisata, kita cukup membayar Rp 5000, untuk satu kendaraan. tidak peduli apakan kalian bonceng 1 atau cabe-cabean atau terong-terongan bayarnya tetap Rp 5000 murah banget pokoknya. :) )

Rp 5000 1 kendaraan
Akhirnya kami sampailah ke tujuan, setelah meletakkan motor di parkiran, gak usa kwatir biaya parkir, karena parkiran disini baik motor ataupun mobil itu gratis..


Okeeeeee Ini dia Tabijo Lubuk salak, sampai disana gue gak sabar lagi buat pengen nyemplung ke dalam sungai, secara gitu sungainya sejuk dan jernih banget. Belum tersentuh oleh limbah pabrik atau sampah masyarakat jadi asri banget.


Lo bisa liat, teryata objek wisata ini udah banyak dikunjungi para wisatawan mancanegara berambut hitam :D :), ada yang bawa ban mobil sebagai pelampung, ada yang bawa balon, ada juga yang bawa angsa terapung. :) :) 

Gak perlu kuatir lo gak bisa berenang karena sungai disini cukup aman dan tidak begitu dalam


OOhh iya, gue saranin buat lo yang kepengen selfi di tengah sungai kayak kami ini agar selalu berpengan dengan kuat pada bebaduan di dasar sungai, hal ini karena aliran arus sungai cukup deras. jika kamu tidak berpegangan dengan kuat maka lo akan berakhir seperti gue yang ayut dan berakhir seperti ini 

 Atau seperti ini


Hingga akhirnya gue dapat juga foto dengan gaya keren seperti ini; B: B:


Gak perlu kuatir kalau lo lagi kedinginan karena airnya yang sangat sejuk, lo bisa menghangatkan diri di tepian sungai dengan bermain ayunan yang terbuat dari rotan dan kayu.


Selain itu karena kecintaan kami-kami anak traveler ada juga yang membuat spanduk I Love You Tabijo sebagai bentuk dari kepedulian kami pada alam larangan kampar dan singingi.


Buat lo yang mulai lapar karena kelamaan mandi atau karena kedinginan lo bisa makan makanan instan yang disediakan warga sekitar, seperti Pop Mie, Mie Rebus, Mie Goreng, Kopi, Cabucinno, dan makanan instan sejenisnya..


Selain menikmati makanan panas atau dingin lo juga bisa berjemur ala orang Eropa di pinggir pulau sungai dengan pemandangan alam. selain beristirahat lo juga bisa ngerasaiin gimana tenangnya ketika lo lagi nyatai dengan Hutan, air, dan alam sekitar.


Terlalu menikmati alam membuat gue lupa waktu, gak terasa waktu sudah mulai sore dan matahari sudah berada pada titik terendahnya ditanah, sehingga kami memutuskan buat bersiap-siap untuk pulang..

Ojeeezzzzz, Itu sedikit perjalanan gue ke Kampar kiri agak keri lagi, sedikit kekiri lagi hingga sampai ke singingi. Untuk selanjutnya bulan depan gue dan The Wait bakalan mengunjungi air terjun, air terjun, air terjun AAhhh gue lupa nama air terjunnya tapi gue pernah ke sana bentuk air terjunnya begini:

Mungkin si Cittra Annalisa tau ini air terjun apa namanya, gue pernah dikasih taunya nama air terjunnya tapi gue udah lupa nama ya..


Salam Traveling dari gue untuk semua..
Oiya ada salam dari OBJEK WISATA TABIJO, dia bialang KAPAN MAU MAIN KESINI.. :D ;p ;p ;p :D
Fahlevi Reza

Sering dibilang pendiam dan puitis, penggemar club sepak bola Chelsea dari liga Inggris dan terkenal karena hobi menulis.

Previous Post Next Post